Kam. Okt 17th, 2019

LAPOR PAK BUPATI, DIDUGA ADA PROYEK SILUMAN DI SDN 5 JATIMULYO

 

 

 

PROYEK SDN5 JATIMULYO DIDUGA RENTAN KORUPSI, PEMBORONG PELAKSANA PROYEK TIDAK JELAS.

 

 

 

Proyek pembangunan gedung sekolah tidak jelas siap pemenang tendernya. (dugaan proyek siluman)

 

 

 

HARIAN DATAPOST, LampungSelatan – Pembangunan sekolah SDN5 jatimulyo kec.Jati Agung, Kab.lamsel di duga penuh dengan rekayasa dan diduga mencari ke untungan pribadi oknum-oknum yang terlibat.

Pantauan Data post menyambangi lokasi SDN5 Jati mulyo, selain pembangunan tersebut tambal sulam, dari bangunan yang lama di tambahkan bangunan yang baru untuk dua tingkat(dua lantai), di khawatirkan  kalau bangunan tersebut jadi dua tingkat bangunan lama yang berada dibawah tidak bisa bertahan kuat atau tidak mampu menopang bangunan baru yang berada diatasnya.

Sehingga di khawatirkan ketahanan bangunan tersebut tidak seimbang dengan bangunan yang baru. Selain itu dalam pelaksanaan proyek rehap SDN5 Jatimulyo tidak tertera dalam papan informasi proyek nama PT atau Cv yang mengerjakan proyek pembangunan sekolah tersebut, Sehingga tidak jelas siapa yang mengerjakanya.

Dalam pantauan datapost mencari di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di https://lpse.lampungselatankab.go.id dan https://lpse.lampungprov.go.id  terkait proyek SDN 5 Jati Agung tak dapat ditemukan asal dana anggaran jika bersumber dari APBD 2019.

Seharusnya pembangunan proyek SDN 5 Jatimulyo pelaksanaannya harus terbuka sesuai di jelaskan di UU No.14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, Kewajiban memasang plang papan nama proyek tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012.

Agar masyarakat tahu berasal dari mana dana pembangunan SDN 5 jatimulyo dan siapa pemenang tender proyek tersebut, sehingga asumsi masyarakat dan pengawasan, pengontrol mengetahui PT atau CV Yang mengerjakan, Dugaan proyek siluman.

Pembangunan Sekolah SDN5 Jatimulyo diduga terkesan ada yang ditutupi proyeknya, dan dugaan ada unsur  korupsi. Salah seorang masyarakat yang berhasil di mintai keteranganya oleh datapost. PM (inisial) Mengatakan, dirinya tidak tahu anggaran itu berasal dari mana pak, pembangunan gedung  baru atau rehab saya pun tak tahu, kami warga tidak dilibatkan, ujar PM

“Saya gak tau pak, proyek ini dari mana,  nilainya pun kami gak tau, warga sini gak ada yang dilibatkan, lebih jelasnya tanya langsung pak dengan kepala sekolah, namanya ibu BAISYAH biar lebih jelasnya, saran warga

Sampai berita ini di turunkan PT atau CV nama perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut tidak jelas. (herni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *