Rab. Des 2nd, 2020

OTT POLDA LAMPUNG : MENGAMANKAN 2 OKNUM ASN INSPEKTORAT, OKNUM LSM DAN KEPALA DESA

 

 

 

Ilustrasi OTT

 

 

Polda Lampung lakukan OTT dan  Mengamankan Dua ASN Inspektorat Lampung Timur, Oknum LSM dan Seorang Kepala Desa.

 

 

 

Lampung Timur, DataPost  –  Tim Dit Krimsus Polda Lampung dikabarkan melakukan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Desa Cempaka Nuban Kecamatan Batanghari Nuban Lampung Timur. OTT Sabtu 4 Juli 2020 lalu.

 

Polisi mengamankan dua petugas ASN Inspektorat Lampung Timur, bersama oknum LSM, dan satu kepala Desa dan uang Rp65 juta. OTT itu diduga terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

 

Informasi dilansir sinarlampung, menyebutkan mereka yang terjaring OTT Polda Lampung adalah empat orang yakni dua orang Aparatur sipil Negara (ASN) yang mengaku dari Inspektorat Lampung Timur. Kepala Desa Cempaka Nuban AB, dan CS salah seorang oknum ketua Lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Camat Batanghari Nuban M. Soim membenarkan kabar telah terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) dirumah Kepala Desa Cempaka Nuban itu. “Iya mas itu baru saya dapat kabarnya kalau hari Sabtu kemarin telah terjadi OTT dari Polda Lampung di desa cempaka Nuban,” kata M. Soim melalui sambungan telepon, Senin 6 Juli 2020.

 

“Yang tertangkap informasi dua orang ASN, kepala desa Cempaka Nuban dan salah satu dari pihak LSM, Kabar lebih lanjut terkait kasus ada permasalahan apa saya tidak tahu,” katanya.

 

Kepala Inspektorat Lampung Timur Tarmizi, yang dikonfirmasi wartawan sedang tidak ada ditempat. “Inspektur masih ada tugas Luar,” kata salah satu staf Inspektorat Lampung Timur.

 

Sementara Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lampung Timur, Sebersyah dihubungi melalui ponselnya belum bisa memberikan keterangan karena belum tahu Permasalahan, “Saya belum tau sebabnya, kalau bisa besok aja di kantor karena saya masih ada tugas di provinsi,” katanya.

 

Informasi di Polda Lampung menyebutkan dua oknum pegawai Inspektorat tersebut kerap membuat resah dan memeras kepala desa di Lampung Timur. Kedua oknum pegawai Inspektorat itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dari tangan mereka disita bukti uang Rp65 juta.

 

Wadirreskrimsus Polda Lampung AKBP Teddy Ristiawan membenarkan adanya OTT dua pegawai Inspektorat di Lampung Timur tersebut. Namun Teddy belum merinci kasusnya. “Langsung konfirmasi ke Pak Dir Dirkrimsus aja, ya mas, biar lebih tepat,” kata Teddy, Senin, 6 Juli 2020.

 

Tim Polda ke Lampung Timur

 

Sementara informasi lain menyebutkan, Tim Krimsus Polda Lampung mendatangi Kantor inspektorat Lampung Timur, Senin 6 Juli 2020. Empat orang Tim Penyidik Polda Lampung itu sempat diterima oleh Inspektur pembantu (Irban) I, Tri Wobowo dan Irban III, Ibnu Santoso.

Ibnu Santoso mengatakan kedatangan tim dari polda tersebut untuk menyerahkan surat yang ditujukan kepada Bupati Lampung Timur. “Kedatangannya tidak menjelaskan secara rinci. Namun hanya mengantarkan surat yang ditujukan Kepada Bupati Lampung Timur dan surat itu tersegel jadi kami tidak tahu apa isinya,” kata Ibnu berkilah.

 

Apakah kedatangan itu terkait OTT dua pegawai Inspektorat, Ibnu mengaku tidak mengetahuinya. “Saya tidak tahu apakah berkaitan dengan OTT atau bukan. Namun, untuk lebih jelasnya nanti dilihat informasi dari petugas Polda Lampung,” katanya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *