Sen. Jul 13th, 2020

KADES SUKAMENANTI BANTAH, PENGELOLAH DANA COVID-19 TIDAK TRANSPARAN

 

 

 

Kades Sukamenanti Membantah Tuduhan Yang Dilontarkan Oknum Yang Tidak Bertanggung Jawab

 

 

 

Lampung Utara, DataPost – Dugaan tidak keterbukaan kades (Suradji.red) Sukamenanti kec.bukit kemuning kab.Lampung Utara dalam mengelolah dana covid -19 thn.2020 di daerah itu di Ungkap nara sumber yang enggan nama nya di masukan koran ini, nara sumber menceritakan dana covid -19 thn.2020, dalam mengelolah dana tersebut di katakan di anggap tidak transparan pada masyarakat.

 

Konon katanya dana covid-19 itu sendiri sebesar Rp.60.jt , di gunakan untuk membeli alat tes suhu 4 buah, kemudian untuk membeli Masker, selanjutnya untuk gaji orang-orang yang jaga covid-19 , 60 orang dengan gaji Rp.250 ribu per orang dan terakhir bikin tenda dana tersebut sudah habis.

 

“Yang jelas kami selaku masyarakat tanda tanya masa iya dana anggaran itu habis Rp 60 juta , karna dalam hitung-hitungan kami dana 60 juta tersebut masih sisa, namun sumber tersebut tidak menjelaskan berapa sisa dana tersebut dengan jelas , yang pasti kami masyarakat mau keterbukaan terang sumber, 15/6/20 pada koran ini.

 

Kemudian kades Sukamenanti (Suradji.red) saat di konfirmasi langsung via telpon menjelaskan pada koran ini, kalau ada masyarakat atau pihak-pihak yang mencurigai adanya penyelewengan dana covid-19 tersebut itu salah besar , karna semuanya itu sudah jelas , seperti gaji 60 orang penjaga covid-19 itu pihaknya gaji Rp.250 ribu per orang,

 

Kemudian belum setiap malam pihaknya kasih makan seperti supermi dan minum kopinya , beli alat tes copit itu saja 4 buah , beli rak 2 buah harganya sudah satu juta lebih , bahkan pihaknya pun membeli masker dananya mencapai 13 jutaan rupiah, belum lagi belanja barang-barang yang untuk covid-19 khususnya pencuci tangan.

 

Yang jelas terang kades Suradji, kalau ada pihak atau oknum yang merasa curiga mungkin adanya dugaan pihaknya makan dana covid-19 th.2020 ini silahkan konfirmasi pada dirinya langsung dan lihat pengeluarannya seperti bikin tenda dan lain-lain agar semuanya jelas, karna belum tentu orang-orang atau oknum-oknum yang berbicara tentang dana tersebut tau yang sebenarnya.

 

Mau bekerja dan jaga di posko covid-19 itu khususnya di wilayah desa sukamenanti , bahkan kades Suradji pun berharap , dirinya siap menjawab adanya dugaan  serta menjelaskan pada masyarakat apa bila ada yang kurang jelas terang nya. (herni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *