Sen. Jun 1st, 2020

BELASAN WARGA DESA SUKAMENANTI LAMPUNG UTARA ODP

 

 

KADES SUKAMENANTI DAN JAJARANNYA ANTISIPASI WARGA YANG BARU TIBA

 

 

 

Kades (Kepala desa) Sukamenanti SURADJI (kaos coklat), didampingi staf desa dan seorang petugas dari dinkes lampung utara, sedang bertugas.

 

 

 

Lampung Utara, DataPost – Sesuai dengan himbauan pemerintah  setiap desa harus siap untuk mendukung  program pencegahan covid- 19 serta mengantisipasi adanya penularan  wabah corona di daerah masing -masing.

Hal tersebut di ungkapkan Suradji kades Sukamenanti, pada datapost, senin 28/04/20 siang di kantor desa sukamenanti, kec.bukit kemuning , saat di konfirmasi soal desa yang beliau (kades. Red) pimpin menghadapi penyebaran wabah corona didesa tersebut.

Lebih jelas Suradji menjelaskan saat sekarang pihaknya di bantu oleh beberapa staf nya sedang mengantisipasi timbulnya wabah corona atau covid-19 khususnya yang berada di daerahnya itu, dengan alasan  karna bayak sekali , putra atau pun putri dari desa Sukamenti yang bekerja di luar daerah.

Maksudnya bekerja di jakarta, bandung, tengerang bahkan ada juga yang bekerja jadi TKW, namun sayangnya Suradji , tidak menjelaskan berapa orang warga nya bekerja di luar daerah maupun jadi TKW , yang jelas sampai saat koran ini memintai keteranganya soal covid-19.

Pihaknya sudah mendapatkan belasan warganya yang tergolong ODP (orang dalam pemantauan) dan dari belasan warganya tersebut pihaknya hampir setiap hari menerjunkan tenaga medis untuk selalu memantau terhadap belasan ODP tersebut.

Yang tergolong bayak ODP itu dari dusun palagajah , khususnya di lampung utara khususnya di desa Sukamenanti kec.bukit kemuning., untuk itu lah pihaknya tetap harus menjaga atau mengawasi lebih ketat warganya, meskipun sampai dengan koran ini mengkonfirmasi soal wabah itu di daerah tersebut belum terdapat warganya yang tergolong PDP (pasien dengan pengawasan).

Tetapi tidak ada salahnya sejak dini atau tiga bulan mendatang kita harus tetap waspada terhadap kedatangan warganya dari luar daerah atau warga asing yang baru terlihat, beber Suradji.

Selanjutnya saat di konfirmasi soal berapa warga yang akan mendapatkan bantuan dari pusat tentang sembako ?

Suradji, menjelaskan pihaknya baru mendapatkan laporan dari staf sekitar 50 orang KK, tidak menutup kemungkinan jumlah itu bisa bertambah , tapi pihaknya berharap kalau bisa dari jumlah tersebut tidak bertambah ujarnya gurau. (herni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *