Rab. Mei 5th, 2021

PENGANIAYAAN JURNALIS, POLRES LAMPURA : AKAN PANGGIL SECARA PAKSA

PENGANIAYAAN JURNALIS, POLRES : KASUS INI AKAN DITANGANI DENGAN SERIUS DAN TUNTAS.

 

 

 

 

 

Lampung Utara, HARIAN DATAPOST  – Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudomartono, S.I.K.,M,Si terima audiensi Organisasi aliansi Wartawan Lampung Utara di aula Rekonfu Mapolres 7/3/20 setempat.

Audiensi itu terkait dugaan penganiayaan yang di lakukan oleh salah satu oknum Ormas Di kabupaten way kanan terhadap Efrizal yang merupakan wartawan media Buser beberapa waktu lalu. Insiden itu terjadi dikecamatan bukit kemuning lampung utara Rumah makan Ayumi.

Dalam Audiensi itu di sambut langsung oleh AKBP Bambang Yudomartono, S.I.K.,M,Si selaku kapolres beserta anggota jajarannya.
Rombongan aliansi dan Organisasi Pers yang datang merupakan Perwakilan DPC Lampung Utara.PWRI,AJO Indonesia,PJI-D,MOI,FPII,Berserta korban Efrijal yang di dampingi penasehat hukumnya dari LBH Awalindo, Samsi Eka Putra,SH.

Dalam tanggapannya terhadap apa yang disampaikan Hartoni selaku Koordinator Audiensi dari Pihak Insan Pers yang mana menyampaikan keluhan atas dugaan penganiayaan terhadap Efrijal terkesa lambat, dalam mencari pelaku ,tetapi di jawab oleh Bambang Yudomarto bahwa proses hukum tersebut sudah sampai ke tingkat Sidik.

” Prosesnya sudah sampai ke tingkat Sidik,kami sudah melakukan dua kali panggilan,kemudian kamipun sudah bisa memanggil secara paksa,ketika sampai pada saat ini Herman CS tidak memenuhi panggilan kami, “jelas Kapolres tegas didepan insan pers yang hadir.

Toni selaku korlap menyampaikan kepada jajaran polres Lampung Utara bahwa ”kami dari jurnalis yang tergabung di beberapa organisasi mendukung program kerja bapak Kapolres Lampung Utara.

“Tambah hartoni, hari ini kami ingin menyampaikan kegelisahan kami saat ini,ketika menjalankan profesi sebagai wartawan, dikarnakan oknum tersebut menganiaya teman seprofesi kami, di kawatirkan ketika ini tidak cepat di selesaikan akan menimbulkan dampak, psikologis kami sebagai insan pers.
Selain dari pada kami mengutarakan ke gelisahan ini,kami juga ingin melakukan aksi jilid 2 yang akan di gelar di Polda lampung, apa bila kasus penganiayaan tersebut tak kunjung di tangkap pelaku penganiayaan jurnalis, ketika masih belum ada kepastian tindak lanjut maka masing-masing organisasi pers, yang ikut hadir dalam aksi tersebut akan berkordinasi ke DPP masing-masing untuk adakan aksi tambah koordinator toni.

Dalam agenda Audiensi itu, Samsi Eka putra,SH, dari LBH Awalindo selaku kuasa hukum Eprijal, menyerahkan berkas sebagai penasehat hukum dari pihak korban,yang di terima oleh Lusi selaku Kanit Reskrim polres Lampung Utara.

 

Laporan  :  herni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *